19 May 2021 · 3.334 dibaca · Internasional
Laduni.ID, Jakarta - Sampai 18 Mei, duel senjata Hamas - Tentara Israel masih berlanjut. Hamas sudah menembakkan sekitar 3000 rudal,sedang Israel tidak mengendorkan serangan udara dan darat. Sasaran serangan utamanya untuk hancurkan terowongan bawah tanah Hamas. Lebih 300 orang meninggal di Gaza dan persediaan makan dan air semakin mengenaskan. Opini dunia termasuk lembaga HAM Internasional mengutuk aksi militer Israel yang dianggap sebagai kejahatan kemanusiaan. Media semakin keras mengkritisi sikap Israel terutama setelah merobohkan gedung pusat Aljazira di Gaza.
Di tepi Barat Sungai Yordan termasuk ibukota Otoritas Palestina Ramallah dan bahkan penduduk Palestina yang tinggal diwilayah Israel misalnya Jaffa dan Hebron melancarkan aksi solidaritas berupa aksi pemogokan dan unjuk rasa di jalan jalan raya. Bentrok antara orang Yahudi dan Palestina mulai terjadi di wilayah yang berada di kekuasaan Palestina.
Tekanan internasional agar Israel dan Hamas menghentikan perang semakin besar misalnya Organisasi Kerjasama Islam (OKI),
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+