Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Tuntunan Ibadah · Islam Nusantara

Menjadi Muslim Yang Njawani

20 May 2021 · 3.744 dibaca · Islam Nusantara

Laduni.ID, Jakarta - Saya orang Jawa, namun dalam pemaknaan keislaman dan ke-Jawa-an, saya tidak ikut pemahaman Sobat Rahayu yang menihilkan peranan Islam dalam peradaban Jawa sekaligus membangkitkan kembali hasrat dan memori Jawa-Pra Islam. Ini bisa disimak dalam karya Dhamar Sashangka dan juga diskusi di grup Mojopahitan.

Saya melihat apabila watak ke-Jawa-an sangat lentur, mudah larut tapi mempengaruhi citarasa. Ya, sebagaimana telaah Ibnu Khaldun, kondisi sosio-kultural-antropologis mempengaruhi watak manusianya, demikian pula watak orang Jawa. Persis kunyit yang bisa tumbuh di manapun dan pas dipakai campuran jamu apa pun.

Karena itu, pada saat agama Budha masuk, manusia Jawa menyesuaikan diri, demikian pula dengan Hindu. Anasirnya diserap dan disesuaikan dengan falsafah ke-Jawa-an. Contoh yang paling gamblang adalah gubahan cerita Arjuna Wiwaha, Gatotkacasraya, Bharatayuddha, hingga Kresnayana. Juga penambahan tokoh Punakawan yang berkarakter khas Jawa ke dalam lakon Mahabharata yang elitis India sentris. Wong Cilik yang disisipkan ke dalam epos

🔒
Lanjutkan membaca dengan Laduni+

Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+
← Kembali ke Tuntunan Baca di situs utama →