27 May 2021 · 3.635 dibaca · Artikel Keagamaan
Laduni.ID, Jakarta - Rata-rata orang akan bilang, "Ibadah itu tidak perlu dipamerkan ke publik!" Karena menurutnya ibadah cukuplah dia dan Allah SWT yang tahu. Lalu ada yang juga berkata, "Masak baca Al-Qur'an, shalat dan belajar harus diumbar ke sosial media!?" Bahkan kalau dipamerkan, menurutnya hal itu justru dapat menghilangkan semua pahal karena dianggap tidak ikhlas dan hanya ingin pamer semata.
Pada dasarnya memahami persoalan tersebut tidak bisa sesederhana itu. Justru kita terkadang haram, lebih utama, atau bahkan wajib untuk menampakkan dan menceritakan semua amal ibadah kita ke publik. Semua itu berangkat dari ayat Al-Qur'an Surat Ad-Duha yang memerintah untuk menceritakan nikmat Tuhan.
Allah SWT berfirman:
وَأَمَّا بِنِعْمَةِ رَبِّكَ فَحَدِّثْ
"Dan terhadap nikmat Tuhanmu, maka sampaikanlah (dengan bersyukur)." (QS. Ad-Duha: 11)
Para mufassir berbeda pendapat mengenai makna dari lafadh "nikmat" dalam ayat itu. Menurut Imam Fa
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+