01 Jun 2021 · 3.969 dibaca · Serial Edukasi
Laduni.ID - Hasil riset para ilmuwan menunjukkan bahwa seorang optimis lebih sehat dan panjang umur dibanding orang yang pesimis. Para peneliti memperhatikan bahwa orang optimis lebih sanggup menghadapi stres dan kecil kemungkinannya mengalami depresi.
Berikut ini beberapa manfaat bersikap optimis dan berpikir positif:
Orang optimis beresiko kecil terkena serangan jantung
Menurut penelitian terbaru yang diterbitkan 17 April 2012 di Jurnal Buletin Psikologi, orang yang optimis memiliki resiko lebih kecil terkena serangan jantung. Perasaan dan semangat positif seperti optimisme merupakan bentuk perasaan yang sangat baik untuk kesehatan jantung. Sebaliknya, perasaan-perasaan negatif seperti pesimisme, kemarahan, kecemasan, depresi, stress, kebencian ternyata sangatlah buruk untuk jantung.
Baca Juga: Ini 6 Cara Menanamkan Pikiran Optimis pada Anak
Sebany
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+