24 Jun 2021 · 14.735 dibaca · Artikel Keagamaan
Laduni.ID Jakarta – Orang yang telah bersifat Islam, maka ia dinamakan muslim, dan orang yang bersifat Iman, maka ia dinamai orang mukmin.
Apabila seorang Islam tetapi tidak Iman, maka ia tidak akan mendapat faedah di akhirat, walapun dhahirnya Islam. Begitu juga sebaliknya, jika seorang ber-iman tetapi tidak Islam, maka ia tidak selamat dari siksa neraka.
Baca Juga: Pengertian Darurat Menurut Hukum Islam
Antara iman, islam dan ihsan di samping saling berhubungan, juga terdapat perbedaan yang merupakan ciri di antara ketiganya. Iman lebih menekankan pada segi keyakinan di dalam hati. Islam adalah sikap aktif untuk berbuat/beramal. Ihsan merupakan perwujudan dari iman dan islam, yang sekaligus merupakan cerminan dari kadar iman dan islam itu sendiri.
Maka agama yang diajarkan jibril adalah Islam, agama juga disebut Iman jika yang diamati adalah aspek batinnya. Kemudian agama baru disebut Ihs
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+