25 Jun 2021 · 9.123 dibaca · Artikel Keagamaan
Laduni.ID, Jakarta- Al Habib Muhammad Luthfi bin Yahya mengatakan, para wali Allah tetap hidup di alam kuburnya (barzakh) seperti kehidupan mereka di dunia. Para wali yang ahli tahajjud tetap tahajjud di alam kuburnya. Yang ahli tadarus Al-Qur’an tetap tadarus Al-Qur’an. Yang ahli silaturahim tetap silaturahim. yang ahli shalawat tetap bershalawat dan seterusnya.
"Hal ini sebagai kenikmatan yang mereka alami di alam kubur. Jika ada para peziarah berdiri mengucapkan salam dan doa-doa, maka si wali yang diziarahi juga ikut berdiri, menjawab salam dan mengamini doa-doanya. Jika para peziarah membaca Yasin, tahlil, dan sebagainya, maka si wali juga ikut membacanya. Jika para peziarah tawassul, maka beliau ikut mendo’akan," tutur Rais Am Jam'iyyah Ahlith Thariqah al-Mu'tabarah an-Nahdliyyah (JATMAN), dikutip dari IG tareem_alsiddiq, Kamis 24 Juni 2021.
Beliau menuturkan kisah-kisah para waliyullah yang diantaranya ada yang ahli darok (menolong), sering keluar dari kuburnya ke alam dunia ini untuk menolong pa
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+