29 Jun 2021 · 4.949 dibaca · Hikmah
Laduni.ID Jakarta – Suatu saat Syekh Abu Bakar Al Baqillani terpilih untuk mendatangi undangan penguasa Romawi. Sampai di pintu masuk, beliau melihat pintunya kecil dan pendek. Dan memang sang raja sengaja membuat pintu sedemikian rupa, karena para penguasa tahu bahwa Al Baqillani tidak akan pernah mau mununduk di hadapan mereka. Maka dibuatlah pintu itu agar Al Baqillani membungkukkan badan di depan mereka.
Al Baqillani memang sosok yang cerdas. Beliau langsung masuk dengan cara membungkukkan badan tapi tidak dalam posisi menghadap mereka (berjalan mundur).
Baca Juga: Kecerdasan, Ilmu dan Akhlak. Apa hubungannya?
Sesampai di dalam istana, sang raja dan para usquf sudah menunggu. Tiba-tiba Al Baqillani bertanya pada pemimpin para usquf:
"Bagaimana kabar istri dan dan anak-anak kalian?"
Para uskup dan sang raja terperangah, sambil membentak:
"Apa-apaan
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+