01 Jul 2021 · 4.343 dibaca · Artikel Keagamaan
Laduni.ID, Jakarta – Saya sudah berulang kali menulis soal definisi jisim hingga sampai pada tahap kebosanan. Tetapi tak masalah selama itu berguna bagi kawan-kawan yang barangkali tidak sempat membaca soal ini.
Sekarang, saya ingin mengulas syubhat para Taymiyyun soal definisi jisim seperti yang salah satunya anda lihat di SS berikut. Dimulai dari Syaikh Ibnu Taymiyah dalam karya-karyanya kemudian diikuti secara taklid buta oleh para pengikutnya, seringkali definisi jisim dinarasikan sebagai sesuatu yang tidak disepakati, masih debatable atau ada banyak versi. Salah satu definisi yang kemudian mereka kemukakan adalah al-maujud atau syai'un. Mari kita ulas definisi siapakah itu?
Dalam SS ini, komentator Taymiyun satu ini menggiring opini bahwa di maqalatul islamiyin disebutkan bahwa jisim ada belasan makna. Ini framing yang menyesatkan seolah-olah Imam Abul Hasan al-Asy'ari sebagai penulis kitab tersebut mengakui kebenaran semua definisi itu. Yang benar adalah, dalam kitab maqalatul islamiyin, Imam Abul Hasan al-Asy'ari menukil perdebatan para
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+