19 Jul 2021 · 6.361 dibaca · Artikel Keagamaan
Laduni.ID, Jakarta – Sebagian ulama Ahlussunnah sangat mengantisipasi bahkan sampai memerangi kaum Khawarij, sebab mereka sangat mudah memberikan status kafir kepada sesama muslim. “Akan saya ceritakan. Kalian harus percaya! Saya pastikan bahwa hadist ini shahih. Sayyidina Ali ingin berperang melawan orang kafir. Setelah beliau berangkat, di Nahrawan ada orang Khawarij sedang shalat dengan khusyuk. Puasanya juga khusyuk. Sayyidina Ali pun kalah (khusyuk). Tapi mereka itu orang Khawarij. Orang Khawarij itu ciri utamanya adalah, mengkafirkan orang Islam yang berbuat dosa besar, atau tidak semahzab seperti mereka. Akhirnya, sampai 'istihlal' (menghalalkan darah orang Islam),” kata Gus Baha.
“Lalu akhirnya Sayyidina Ali tidak jadi berperang melawan orang kafir, tapi melawan orang Khawarij. Saya masih hafal redaksinya, dalam Shahih Bukhori dan Muslim, ‘Bagaimana mungkin saya memerangi orang kafir, yang hanya berbahaya sewaktu-waktu? Sementara saya tidak meninggalkan orang Khawarij di antara kita, mereka mengkafirkan dan membunuh kita,&rdq
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+