23 Jul 2021 · 5.982 dibaca · Sufi
Laduni.ID, Jakarta - Dalam konteks dunia sufi kekinian, sepertinya tidak mungkin ia sibuk menyendiri ('uzlah), sedang masyarakat membutuhkan uluran tangannya, melalui gerakan kebudayaan dan sosial keagamaan. Jika dipaksakan untuk menyendiri, tentu hal itu menjadi kontraproduktif dengan esensi dari ajaran tasawuf itu sendiri.
Ini merupakan kenyataan, bahwa praktik sufi tidak hanya bisa diasumsikan sebagai ibadah zuhud dan dzikir dalam pengertian ritual an sich. Dalam kondisi modern dan era teknologi informasi masa kini, praktik sufi pun masih relevan dan bahkan sangat diperlukan, dengan catatan bahwa pengertiannya tidak sesempit yang dipahami sementara orang (mengasingkan diri dari komunikasi massa). Tetapi ia harus dijabarkan dalam arti yang kontekstual kontributif dalam ruang besar kehidupan dan problematikanya.
Dalam kehidupan modern yang serba kompleks ini, di mana ilmu pengetahuan dan teknologi begitu canggih dan mengelaborasi ke hampir seluruh kawasan dunia, bahkan menimbulkan disrupsi dalam banyak hal, rentan seka
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+