24 Jul 2021 · 3.790 dibaca · Sejarah
Laduni.ID, Jakarta – Isu perusahaan asing yang kerap mengancam Pemerintah Indonesia jika kepentingannya tidak terpenuhi ternyata bukan sekadar rumor belaka. Ancaman berbentuk intimidasi atau upaya menakut-nakuti bahkan pernah dialami langsung oleh Presiden KH. Abdurrahman Wahid, atau yang akrab disapa Gus Dur.
Peristiwa ini terjadi pada Maret tahun 2000, ketika mantan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat yang juga menjabat sebagai komisaris PT Freeport, Henry Kissinger, datang menemui Gus Dur di Istana Negara.
Dalam pertemuan tersebut, Kissinger menyampaikan tekanan kepada Gus Dur agar pemerintah Indonesia bersedia memperpanjang kontrak karya Freeport. Kissinger memperingatkan bahwa jika Indonesia tidak menghormati kontrak karya yang dibuat di era Soeharto, maka tidak akan ada lagi investor asing yang mau menanamkan modal di Indonesia.
Namun, Gus Dur dengan tegas menolak untuk tunduk pada intimidasi tersebut. Ia menegaskan bahwa dirinya tidak akan menggandaikan masa depan Papua demi kepentingan perusahaan asing. Sebagai bagian dari kebijakan
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+