27 Jul 2021 · 2.910 dibaca · Kolom
Laduni.ID, Jakarta – Nahida Ilmiah itulah nama gadis remaja itu. Lahir di Baranti, 3 Juli 2006 silam menjelang adzan magrib berkumandang. Kalimat suci itulah yang paling sering ia dengar sejak menghirup udara kehidupan dunia. Betapa tidak, selepas keluar dari rahim umminya, saya lagsung mengumandangkan suara adzan di telinga kanannya dan iqamah ditelinga kirinya.
Tak lama setelah itu, suara adzan para muazzin di masjid pun ia dengar karena rumah kami di Baranti terdapat 4 mesjid yang bisa didengarkan suara adzannya. Semoga saja kalimat suci dalam lantunan adzan tersebut senantiasa akrab ditelinganya hingga menembus qalbunya dan tetap istiqamah.
Nama Nahida Ilmiah diberikan padanya karena beberapa alasan. Pertama, sebagai murid dari Anregurutta KH. Abd. Muin Yusuf, saya ingin mengikuti jejak beliau dalam memberikan nama putrinya. Ada salah seorang putri beliau Anregurutta atas hasil pernikahannya dengan Hj. A. Norma (dipanngil Opu Cinnong) yang merupakan adik ipar Kahar Muzakkar yang diberinya nama A. Nahida. Saat ini Ibu Hj. A. Nahida masih hi
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+