09 Aug 2021 · 6.906 dibaca · Tasawuf
Laduni.ID, Jakarta - Membicarakan pemikiran Islam-filsafat Islam, tentu tidak akan lengkap jika tidak mencantumkan nama Al-Ghazali. Orang ini memang unik, memiliki kemampuan yang mumpuni di berbagai bidang pengetahuan. Karenanya, tidaklah mengherankan bila banyak sebutan yang dialamatkan terhadapnya. Mulai dari teolog, faqih, filosof, sufi, bahkan sampai sebutan Hujjatul Islam.
Banyaknya sebutan yang dialamatkan terhadapnya mencerminkan, bahwa wawasan keilmuannya begitu luas dan dalam. Kita bisa melihat khazanah keilmuan Al-Ghazali dari karya-karyanya yang sangat banyak yang masih tersimpan rapi hingga sekarang.
Salah satunya kitab Ihya' Ulumiddin, sebuah kitab yang ditulis untuk memulihkan keseimbangan dan keselarasan, antara dimensi eksoterik dan esoterik Islam. Kitab ini ditulis Al-Ghazali selama beberapa tahun dalam keadaan berpindah-pindah, antara Damaskus, Baitul Maqdis, Makkah dan Thus. Kitab ini merupakan perpaduan dar
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+