19 Aug 2021 · 4.937 dibaca · Ringan Riuh
Laduni.ID, Jakarta – Malam itu Mbah Lim (KH. Muslim Imampuro) bersama putra-putrinya sholat tarawih di Cendana, kediaman Pak Harto. Sesaat setelah Sholat Tarawih, Mbah Lim, Gus Syaifuddin Zuhri (Putra ketiga Mbah Lim), Ning Choir (putri Mbah Lim), Pak Harto, Mbak Tutut dan salah seorang pengurus MUI duduk layaknya tamu yang ditemui tuan rumahnya.
Beberapa saat kemudian Pak Harto berkata, “Pak (ditujukan ke nama pejabat MUI yang hadir), ini loh Mbah Lim gurunya Gus Dur.” Spontan Mbah Muslim berdiri dengan sikap sempurna dan berkata “Jangan dulu percaya kata orang meskipun presiden (sambil menunjuk dirinya). Iki loh wonge, arep ngopo ngajak opo (ini orangnya, mau apa, ngajak apa)? Sing penting NKRI Pancasila aman makmur damai selamanya.” Marahkah tuan rumah? Tidak! Pak Harto dan Mbak Tutut malah tersenyum dan tertawa lirih.
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+