25 Aug 2021 · 15.706 dibaca · Hikmah
Laduni.ID, Jakarta – Pesantren Tegalrejo, Magelang menjadi bagian sejarah pencarian keilmuan yang dijalani oleh KH. Abdurrahman Wahid (Gus Dur). Saat itu, tepatnya pada 1957 Gus Dur memutuskan untuk nyantri dibawah asuhan KH. Chudlori.
“Gus Dur membuktikan dirinya sebagai siswa yang berbakat dengan menyelesaikan pelajarannya di bawah asuhan KH. Chudlori selama dua tahun di Tegalrejo. Kebanyakan siswa lain memerlukan waktu empat tahun untuk menyelesaikan pelajaran ini. Bahkan di Tegalrejo Gus Dur menghabiskan sebagian besar waktunya di luar kelas dengan membaca buku-buku Barat,” ungkap Greg Barton (2003: 50).
Selama menjadi santri di Tegalrejo, Gus Dur masih tetap menyempatkan waktunya untuk belajar paruh waktu di bawah asuhan Mbah Bisri Denanyar, Jombang. Tak jarang juga Gus Dur mencuri-curi waktu demi bisa menonton pertunjukan wayang kulit kesukaannya, walau h
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+