25 Aug 2021 · 1.953 dibaca · Kolom
Laduni.ID, Jakarta – Saya mulai kenal dengan Anregurutta saat saya masih kanak-kanak ketika tante saya akan melaksanakan ibadah haji dan beliau yang diundang memberikan manasik haji sekaligus beliau yang menjadi pembimbing haji tante saya saat menjadi tamu Allah. Tentu perkenalan ini masih sifatnya satu arah karena saya yang mengenalnya dan beliau belum mengenal saya.
Sekitar 10 tahun kemudian, tepatnya pada tahun 1989 perkenalan itu semakin mantap karena Anregurutta sudah mulai mengenal saya ketika beliau menginjakkan kaki di Pondok Pesantren Al Urwatul Wutsqaa dan menjadi guru mata pelajaran syari’ah. Saat itu saya sudah masuk ke kelas 2 madrasah Tsanawiah, sampai kemudian saya bisa berinteraksi langsung dan sangat dekat dengannya hingga saat ini. Bahkan lebih dari itu, saya sudah menganggap beliau sebagai orang tua sendiri sehingga sampai saat ini saya masih sangat merindukan nasehat-nasehatnya.
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+