31 Aug 2021 · 3.272 dibaca · Artikel Keagamaan
Laduni.ID, Jakarta - Dalam maqolah yang saya tandai dalam gambar, kurang lebihnya saya memahaminya adalah seperti ini, “Para qurro'/guru mengaji Al-Qur'an, tolok ukur keunggulannya adalah pada sejauh mana memahami ilmu tajwid.”
Maka secara garis besar para qurro' ini digolongkan menjadi dua kelompok, sebagai berikut:
Pertama, kelompok yang benar-benar memahami seluk beluk ilmu tajwid, baik secara riwayat, maupun pengqiyasan penentuan hukum terhadap penemuan kasus cara baca yang melenceng (bid'ah) pada zaman yang dia hadapi, dan juga benar-benar mampu untuk peka dalam membedakan pengucapan huruf maupun hukum bacaan yang sesuai bagaimana seharusnya atau tidak, inilah golongan para qurro' yang hadziq dan fathin (tajam pemahannya dan piawai dalam memahami seluk beluk tajwid).
Kedua, golongan yang memahami cara baca Al-Qur'an atas dasar sekedar mendengar dan taqlid (hanya mutlak ikut-ikutan, tanpa menelaah lebih jauh terhadap ilmu tersebut). Inilah golongan
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+