Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Tuntunan Ibadah · Hikmah

Kisah Tirakat Nyai Sholichah: Lantunan Shalawat dalam Nasi yang Dikonsumsi Gus Dur Kecil

03 Sep 2021 · 3.342 dibaca · Hikmah

Laduni.ID, Jakarta – Jika ingin memiliki seorang anak yang sholeh, alim, dan ahli ibadah hendaknya kedua orangtua “nirakati” anaknya, cara nirakati pun telah banyak diajarkan oleh para ulama.

Habib Luthfi bin Yahya Pekalongan mengajarkan orangtua untuk nirakati anak dengan memberikan harta yang halal, dan puasa pada saat hari kelahiran anak.

Sedangkan KH Arwani Amin memberikan amalan surat al-Furqan ayat 74 yang dibaca tiga kali setelah shalat supaya Allah memberikan anak yang nurut, ahli Quran, dan berakhlak mulia. Berbeda lagi dengan Nyai Sholichah, istri KH Wahid Hasyim dalam nirakati anaknya, KH Abdurrahman Wahid.

Ustadz Ahmad Muntaha menceritakan kisah yang ia dapat dari Dr Ngatawi al-Zastrouw, asisten Gus Dur. Tirakat yang dilakukan oleh Nyai Sholichah adalah melantunkan shalawat pada butir-butir beras sebelum di masak. Hal tersebut dilakukan oleh beliau selama bertahun-tahun, hingga menumbuhkan pribadi Gus Dur yang kita ketahui saat ini.

  • Baca juga: 
🔒
Lanjutkan membaca dengan Laduni+

Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+
← Kembali ke Tuntunan Baca di situs utama →