16 Sep 2021 · 8.849 dibaca · Islam Nusantara
Laduni.ID, Jakarta – Belum banyaknya para ulama di Nusantara yang memberikan perhatian penuh terhadap kajian hadis pada abad ke-20. Hingga datangnya Hadratussyaikh KH. Hasyim Asy'ari, seorang santri dari Muhaddis Nusantara yang memiliki reputasi tinggi di Timur Tengah. Sedangkan Hadratussyaikh sendiri belajar kitab Sohih Al-Bukhari kepada tiga guru:
1. Syaikh Mahfudz At-Tarmasi
2. Syaikh Syuaib Abdurrahman Ad-Dakali As-Siddiqi
3. Syaikh Nawawi Al-Bantani

Hadratussyaikh belajar kepada Syaikh Mahfudz dengan dua metode, metode sama' (bandongan), dan qiro'ah (sorogan). Saat sorogan kitab Sohih Bukhori kepada Syaikh Mahfudz, Hadratussyaikh menghabiskan waktu sekitar 3 tahunan. Mulai dari tahun 1317 H hingga tahun 1319 H. Dari sini muncul kemusykilan, tahun 1317 H jika dikonversi ke masehi menjadi tahun 1899 M. Sedangkan tahun itu, tahun berdirinya pesantren Tebuireng. Wallahu A'lam.
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+