19 Oct 2021 · 5.829 dibaca · Artikel Keagamaan
Laduni.ID, Jakarta - “Hidup itu harus punya rasa malu, jika tidak, berarti putus urat malunya,” setidaknya itulah kalimat yang populer di negeri kita. Ilmuwan dari University of California berhasil mengungkapkan bahwa otak adalah bagian yang sangat bertanggungjawab terhadap muncul tidaknya rasa malu.
Menurut Virginia Sturm, timnya telah mengidentifikasi adanya bagian otak di sebelah kanan depan yang disebut pregenual anterior cingulate cortex sebagai penyebab kunci rasa malu manusia. “Ini adalah wilayah otak yang bisa memprediksi perilaku seseorang. Semakin kecil bagian otak ini maka semakin sedikit orang punya rasa malu,” menurutnya.
Dalam khazanah keislaman, kita dapat menemukan petunjuk dari Nabi mengenai rasa malu tersebut, sebagaimana berikut ini:
“Jika Allah hendak menghancurkan suatu kaum (negeri), maka terlebih dahulu dilepaskannya rasa malu dari kaum itu.” (HR. Bukhari dan Muslim)
Kaum Sodom telah kehilangan rasa malu sehingga dengan terang-terangan melakukan h
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+