Ma'ruf Al-Kharki Ulama Baghdad Irak
Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumberRiwayat Singkat
Daftar Isi
1 Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1 Lahir
1.2 Wafat
2 Sanad Ilmu dan Pendidikan Beliau
2.1 Mengembara Menuntut Ilmu
2.2 Guru-Guru Beliau
3 Penerus Beliau
3.2 Murid-murid Beliau
4 Kisah-kisah
4.1 Ma’ruf Al-Kharkhi, Salah Satu Murid Para Malaikat
4.2 Pertemuan Ma’ruf al-Kharkhi dan Para Pemabuk
4.3 Menyuapi Anjing
1 Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1 Lahir
Beliau adalah Abu Mahfudz Ma'ruf bin Fairuz Al Karkhi, dinisbatkan pada suatu tempat bernama Karkh di Baghdad. Kedua orangtuanya memeluk nasrani , ketika masih kecil beliau diserahkan kepada seorang pendidiknya yang beragama nasrani, pendidik ini berkata:"Katakanlah Tuhan itu ada tiga," beliau menjawab,"bukan tetapi ia adalah satu,"hingga pendidiknya memukulnya dan beliaupun melarikan diri. Beliau lahir sekitar tahun 750-760 Masehi atau sekitar 130-140 H, beliau merupakan tokoh sufi yang memiliki kezuhudan, setiap orang yang berjumpa dengan dirinya selalu meminta doa serta meminta keberkahan dari dirinya.
1.2 Wafat
Kewafatan beliau, setidaknya ada tiga pendapat, ada yang berpendapat 200 H, 201 H, dan 204 H, makam beliau berada di Kota Baghdad
2 Sanad Ilmu dan Pendidikan Beliau
2.1 Mengembara Menuntut Ilmu
Ma'ruf Al-Kharki, yang masih anak-anak itu terus berjalan mencari kebenaran sehingga bertemu dengan Ali bin Musa ar-Ridha, lalu menyatakan dirinya masuk Islam dihadapannya.Beliau hidup dengan Ali bin Musa ar-Ridha dan membantu beliau dalam tempo yang tidak sebentar.
2.2 Guru-Guru Beliau
- Ali bin Musa ar-Ridha
- Daud at-Tha'i
- Bakar bin Humais dan Farqad as-Sabukhi.
3 Penerus Beliau
3.1 Murid-murid Beliau
- Sari al-Saqathi
- Imam Ahmad bin Hanbal
- Imam Ibnu Main
4 Kisah-kisah
4.1 Ma’ruf Al-Kharkhi, Salah Satu Murid Para Malaikat
Di antara riwayat yang sampai kepada kami adalah bahwa, “Ali bin Musa ar-Ridha mengajarkan agama yang dipeluknya dengan ucapan-ucapan yang tidak disukai kedua orang tuanya. Sehingga si Ibu berkata kepada sang ayah, ‘Anakmu ini masih sangat kecil, tidak pantas berkata-kata demikian. Jalan pikirannya telah dirusak oleh sebagian umat Islam, sebaiknya ia dilarang keluar rumah saja. Keputusan ini lebih baik untuk anak kita.’
Bebe
Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.
Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

