Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Khazanah · Ulama · Sahal Al Tusturi
✓ Terverifikasi Tim Riset

Sahal Al Tusturi

0816 – 0896 M · 7.541 kali dibaca · Profil Ulama

🕸 Buka Silsilah
Ringkasan Laduni AI

Sahal Al Tusturi Tustar Iran Ulama

Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumber

Riwayat Singkat

Daftar Isi

1         Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1      Lahir
1.2      Wafat

2         Sanad Ilmu dan Pendidikan Beliau
2.1      Mengembara Menuntut Ilmu
2.2      Guru-Guru Beliau

3         Penerus Beliau
3.1      Murid-murid Beliau

4         Karya Beliau
4.1      Karya-karya Beliau

5         Karomah
5.1      Berjalan di atas Air

6         Untaian Nasehat

7          Referensi

1          Riwayat Hidup dan Keluarga

1.1           Lahir

Sahal Al Tusturi adalah imam besar tokoh ulama dalam bidang ilmu akhlak, pelatih jiwa dan masalah cacatnya perbuatan . Sahal bin Abdullah al-Tustari, bernama lengkap Abu Muhammad Sahal bin Abdullah bin Yunus bin ‘Isa bin Abdullah bin Rafi’ al-Tustari. Beliau dilahirkan di Tustar, salah satu daerah di Thwar, Ahwaz, Iran pada tahun 200 H, tetapi ada juga yang mengatakan pada tahun 203 H. Beliau hidup pada kisaran abad ke-3 hijriyah, abad yang banyak melahirkan para ulama dalam berbagai ilmu.

1.2           Wafat

Beliau wafat pada 283 H, adapula yang menyatakan beliau meninggal pada 270 H

2          Sanad Ilmu dan Pendidikan Beliau

2.1           Mengembara Menuntut Ilmu

Sahal menerima pendidikan dasar dan spiritual langsung dari guru belajarnya, Muhammad bin Sawwar, guru instrukturnya Hamzah al-‘Abbadani dan juga guru mistiknya yang terkenal Zun al-Nun al-Misri. Sahal juga berguru kepada pamannya yaitu Khalid Muhammad bin Sawwar. Pada suatu ketika Imam Sahal melihat gurunya itu sedang khusyu’ beribadah dan bermunajat kepada Allah pada sepertiga malam. Hal ini membuat Sahal terkesan, sehingga ia senang melaksanakan ibadah tersebut.

Pada suatu hari, pamannya berkata pada Sahal, “Wahai Sahal! Apakah kamu tidak ingat kepada Tuhanmu yang menciptakan? Berdzikirlah!” Sahal berkata, “Wahai pamanku! Bagaimana caranya aku untuk mengingat Allah dan berdzikir?” Pamannya berkata : “Ucapkanlah zikir dengan membaca Allahu syahidi, Allahu ma’i, Allahu nazhiri ilayya”. 

Sahal berkata, “Aku membacanya tiga malam berturut-turut hingga aku mengetahui betul dengan hal tersebut. Kemudian paman menyuruhku untuk membacanya tujuh kali dalam sehari dan aku amalkan hingga aku sudah memahami hal tersebut. Sedang beberapa tahun kemudian paman berkata kepadaku: “Jagalah apa yang telah aku ajarkan dan bacalah terus menerus sampai masuk ke dalam kubur, karena hal itu sangat berguna dunia dan akhirat”.

Sahal mengamalkan hal tersebut selama beberapa tahun lamanya hinga merasakan manisnya ibadah, kemanisan ibadah tersebut memenuhi anggota tubuhnya dan dapat menguasai seluruh nafasnya. Hal itu mampu ia rasakan karena dia selalu ingat dan melatih diri untuk selalu dzikir kepada All

Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.

Jadilah anggota Laduni+

Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+