15 Nov 2021 · 55.245 dibaca · Artikel Keagamaan
Laduni.ID, Jakarta - Madzhab fikih Imam Syafi’i jika kita lihat dalam sejarah peradaban Islam yang muncul sejak masa Khilafah Islam ‘Abbasiyah (750M-1258M/132H-656H) sampai runtuhnya Khilafah Turki Utsmaniyah bahkan sampai sekarang ini tahun 2021 masyarakat Muslim dunia mayoritas memakai rujukan Fikih Madzhab Imam Syafi’I, seperti, Indonesia, Malaysia, Berunai Darussalam, Singapura, Thailand, Philipina, Kamboja, Miyanmar, Laos, dan lain lain, mayoritas Muslimnya bermadzhab Imam Syafi’i. Begitu juga Madzhab Imam Syafi’I berkembang di 22 negara-negara Arab (kawasan Teluk Asia, dan Afrika). Begitu juga tidak sedikit menyebar dikawasan Eropa, Benua Amerika, negara-negara pecahan Rusia, Rusia, dan lain lain.
Mazhab Syafi’i merupakan jalan tengah antara ahli Hadits dan ahli Ra’yu. Pendiri Mazhab Syafi’i adalah Muhammad bin Idris bin Al-‘Abbas bin ‘Utsman bin Syaafi’ bin As-Saaib bin ‘Ubaid bin ‘Abd Yazid bin Hasyim bin Al-Muthollib bin ‘Abdi Manaf. Nasabnya bermuara kepada Abdu
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+