25 Nov 2021 · 3.330 dibaca · Kolom
Laduni.ID, Jakarta – Sebelum saya membahas ataupun mengupas tentang zuhud menurut Imam Al-Ghazali, alangkah baiknnya kita mengenal terlebih dahulu makna zuhud seperti apa jika ditinjau dari segi bahasa maupun terminologinya.
Secara Bahasa zuhud diambil dari kata zahida fiihi wa’anhu, zuhdan wawa zahaadatan yang artinya berpaling dari sesuatu, meninggalkannya karena kehinaannya atau rasa penyesalan atas membunuh seseorang. Ada kata lainnya yaitu zahida fi dunya yang artinya meninggalkan sesuatu hal yang halal di dunia karena takut akan hisab-Nya, dan meninggalkan yang haram karena takut akan siksaan-Nya (Imam Ahmad Ibn Hambal, 2000:1).
Sedangkan menurut terminologi, zuhud ialah meninggalkan segala sesuatu yang berupa urusan duniawi untuk menuju alam akhirat. Biasanya para sufi melakukan zuhud bukan tanpa adanya alasan yang tidak jelas, melainkan meninggalkan segala sesuatu yang berurusan dengan dunia yang bertujuan agar tidak terlena akan kehidupan dunia ini. Dunia yang sementara dan meninggalkan akhirat begitu saja, tetapi
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+