10 Dec 2021 · 17.666 dibaca · Kolom
Laduni.ID, Jakarta – Di masa kecil saya tumbuh berada di tengah-tengah Pondok Raudlatul Ulum Putri Ganjaran, Gondanglegi, Malang. Rumah Abah kami tepat antara pondok putri di sebelah timur rumah saya dan mushala putri di sebelah barat saya. Sehingga santri putri berseliweran lewat di depan rumah saya, belum lagi saat santri putri ke rumah untuk menemui Umi saya, baik ngaji atau izin pulang.
“Apa tidak tergoda?” kata teman saya yang pernah bermain ke pondok. Saya jawab, "Namanya juga orang laki-laki, tapi Alhamdulillah sejak kecil kami sudah dididik tidak boleh bersalaman dengan wanita yang bukan mahram. Kami juga diajarkan budaya malu kalau berhubungan dengan santri putri.”
Pada intinya, bagi keluarga kami yang menjadi pengontrol dan rem adalah ilmu fikih, yang memfilter mana yang boleh d
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+