30 Dec 2021 · 3.510 dibaca · Artikel Keagamaan
Laduni.ID, Jakarta – Sejak pagi saya bersama MWC NU Driyorejo, Gresik, ngaji penguatan dalil amaliah Aswaja seputar Masjid. Dikomandani oleh Lembaga Takmir Masjid setempat, saya menyampaikan beberapa tanda-tanda yang identik dengan Masjid NU, diantaranya adalah mimbar.
Pada sesi tanya jawab ada salah satu perwakilan Takmir yang bertanya, apakah harus mimbar yang dimasuki dari depan atau yang dari belakang (podium)? Untuk membeli katanya lebih murah podium dari pada mimbar.
Secara dalil lebih dianjurkan mimbar dengan tiga anak tangga di depan, seperti Sabda Nabi SAW:
«اﻧﻈﺮﻱ ﻏﻼﻣﻚ اﻟﻨﺠﺎﺭ، ﻳﻌﻤﻞ ﻟﻲ ﺃﻋﻮاﺩا ﺃﻛﻠﻢ اﻟﻨﺎﺱ ﻋﻠﻴﻬﺎ» ﻓﻌﻤﻞ ﻫﺬﻩ اﻟﺜﻼﺙ ﺩﺭﺟﺎﺕ
"Sampaikan pada anakmu yang pengrajin kayu, agar membuatkan kayu sebagai tempat saya berpidato untuk para sahabat." (HR Muslim)
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+