31 Dec 2021 · 4.844 dibaca · Buku & Kitab
Laduni.ID, Jakarta – Imam Muhammad bin Ismail Al-Bukhari memiliki jasa yang begitu besar dalam keilmuan Islam. Selain beliau yang pertama kali mengumpulkan hadis-hadis shahih dalam satu kitab, beliau juga ulama yang pertama kali mengumpulkan nama para perawi hadis dalam satu kitab.
Al-kisah, usai beribadah haji bersama sang ibu dan saudaranya, Imam Al-Bukhari yang saat itu masih berumur 16 tahun memilih untuk tinggal di Makkah Al-Mukarramah. Dari kota suci itu Imam Al-Bukhari memulai kisah perjalanannya dalam belajar. Di kota suci itu juga Imam Al-Bukhari bertemu banyak ulama hadis seperti Abdullah bin Zubair Al-Humaidi, Ahmad bin Muhammad Al-Arzaqi dan ulama lainnya.
Di umur yang belia itu juga Imam Al-Bukhari mulai berkarya dan menulis kitab. Al-Khatib Al-Baghdadi menceritakan, ketika Imam Al-Bukhari berumur 18 tahun beliau selesai menulis kitab yang berjudul Qadhaya Al-Shahabah Wa Al-Tabi'in Wa Aqawilihim. Sangat disayangkan, kitab tersebut belum pernah ditemukan keberadaannya hingga sekarang.
Setelah kitab tersebut rampung, Imam
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+