07 Jan 2022 · 2.003 dibaca · Artikel Keagamaan
Laduni.ID, Jakarta - Kini sudah sangat terasa dan nampak nyata bahwa banyak kaum muda yangg tidak memperhatikan kepada siapa dia berguru, asal mencari guru. Sehingga tidak mengetahui mana kebenaran ilmu dan pembenaran nafsu karena merasa berilmu.
Fenomena faktual tersebut, mungkin terkait dengan gejolak semangat mudanya, yang inginnya instan menguasai suatu ilmu, bukannya memahami secara utuh, khususnya ilmu tentang agamanya.
Mungkin karena para pemuda masih mencari-cari jati diri, sangat mudah disimpang siurkan oleh gelombang tsunami informasi yang salah dan menenggelamkan kesadaran bagaimana mencari ilmu dan menjadi orang yang berilmu. Sehingga, banyak sekali orang-orang yang menyimpang pemahamannya, di indoktrinasikan secara intensif dan massif di isikan kepada para pemuda. Karena kebanyakan mereka hanya bermodalkan semangat saja, asal beda dan berbeda, hingga salah kaprah. Misalnya : mengkafirkan negara Indonesia, mengkafirkan pemerinta, mengkafurkan rakyat yang setuju dengan pemerintah.
Banyak gerakan-gerakan yang seperti ini di
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+