11 Jan 2022 Β· 2.186 dibaca · Artikel Keagamaan
Laduni.ID, Jakarta – Banyak sekali di akhir zaman ini pernyataan (propaganda) yang kelihatannya seolah benar dan islami, tapi sebenarnya merupakan tadhili (menyesatkan). Salah satu propaganda yang sampai saat ini masih menggema adalah “Kembali ke Al-Qur’an dan Hadis”.
Bagi orang awam yang tak begitu dalam menyelami keilmuan di dunia pesantren atau bahkan sama sekali tidak, hal tersebut adalah benar. Namun bagi ahli ilmu, pernyataan tersebut adalah salah dan menyesatkan.
Gus Dewa, pengasuh Pondok Pesantren Darut Tauhid Patemon, Probolinggo dalam unggahan Facebook terbarunya (11/1/2022) menyebutkan hal tersebut merupakan strategi menghancurkan konsep bermazhab. Sebagaimana yang telah diketahui bersama, konsep bermazhab adalah salah satu jalan seseorang dalam beragama.

Analogi-analogi sederhana telah banyak tersebar dalam menggambarkan propaganda tersebut, misal
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+