Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Tuntunan Ibadah · Kolom

Nasab dan Pola Pendidikan, Faktor Kecerdasan Seseorang

13 Jan 2022 Β· 1.848 dibaca · Kolom

Laduni.ID, Jakarta – Semua orang pasti pernah mendapat Pendidikan, semua orang tentunya pasti pernah memiliki guru. Semua yang pernah diajar guru pasti menghormati gurunya, bangga pada gurunya, dan rajin berkunjung kepada gurunya, baik sang guru masih hidup maupun sudah wafat.

Hubungan murid dengan guru jadilah abadi, sehingga jika si murid punya karya tulis, pasti menuliskan nama gurunya sang pemberi ilmu. Ijazah didapatkan dan diteruskan, disebarkan ke muridnya murid, hingga seterusnya sepanjang usia dunia. Inilah yang disebut Sanad, yaitu jalur transmisi ilmu yang sambung menyambung tiada putusnya.

Namun dalam kenyataan kini, sering terjadi orang melupakan guru. Barangkali tidak sadar, melupakan guru itu sudah seperti kebiasaan, membudaya. Bukti umumnya, ketika ada orang ngalim, pinter, pandai, cerdik cendekia, cerdas, berprestasi luar biasa, yang dicari tahu justru "Dia bin siapa? Keturunan siapa?” Bahkan langsung ditebak, "Dia pasti punya leluhur orang hebat." Lalu dicari-carilah jalur nasab si orang tersebut.

Misal dik

πŸ”’
Lanjutkan membaca dengan Laduni+

Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β€” tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+
← Kembali ke Tuntunan Baca di situs utama →