17 Jan 2022 · 22.643 dibaca · Hikmah
Laduni.ID, Jakarta – Pada zaman dahulu ada seorang pemintal benang. Benang itu ia jual sendiri. Begitulah pekerjaannya saban hari. Hasil jualan benang itu ia bagi dua. Satu bagian dibelikan makanan untuk keluarganya. Sebagian yang lain ia gunakan untuk membeli kapas sebagai bahan membuat benang.
Suatu hari, saat benang buatannya laku terjual, seorang teman datang menghampiri. Teman tersebut bercerita bahwa ia sedang susah masalah ekonomi. Ia bermaksud meminta bantuan kepada pemintal benang itu. Oleh si pemintal benang, uang hasil jualan benang itu akhirnya diberikan kepadanya. Alhasil, tak ada uang yang bisa ia belikan makanan untuk keluarganya. Pun juga untuk membeli kapas.
Sesampainya di rumah dan dengan tangan kosong, istrinya bertanya, ”Mana makanan hari ini? Kok, kamu tidak bawa makanan sama sekali. Mana pula kapasnya?”
Ia menceritakan ihwal apa yang ia lakukan dengan uang itu. Sang istrinya pun bertanya lagi, “Lantas, kita makan apa? Kita sudah tidak memiliki apa-apa lagi.”
Si pemintal ben
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+