26 Jan 2022 · 1.789 dibaca · Hikmah
Laduni.ID, Jakarta – Kesombongan merupakan tabi’at syaithan yang terdapat pada manusia dan bisa terjadi kepada siapa saja. Kesombongan bermula ketika syaithan menolak diperintahkan oleh Allah SWT sujud kepada Nabi Adam AS.
Puncak kesombongan manusia adalah Raja Mesir Fir’aun yang mengaku sebagai Tuhan yang layak untuk disembah serta dapat menghidupkan dan mematikan makhluk.
Jika kita telaah diri sendiri maka tidak ada yang patut kita sombongkan sebagai makhluk yang tercipta dari setetes air yang hina (setetes air mani), bahkan kita sendiri jijik untuk melihat apalagi untuk memegangya. Mungkin hanya semut yang suka menggerubutinya.
Al kisah pada suatu hari, seseorang mengomel kepada Bayazid, seorang ahli mistik pada abad kesembilan, mengatakan bahwa ia telah berpuasa, berdoa dan berbuat segalanya selama tiga puluh tahun namun tidak juga menemukan kesenangan seperti yang digambarkan Bayazid. Bayazid menjawab, orang itu bisa saja melanjutkan perbuatannya tiga ratus tahun lagi tanpa mendapatkan kesenangan juga.
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+