26 Jan 2022 · 3.626 dibaca · Artikel Keagamaan
Laduni.ID, Jakarta – Riya’ (pamer) itu adalah sifat tercela (akhlak madzmumah) dan merusak kepribadian manusia. Dalam psikologi abnormal, riya’ termasuk gangguan kejiwaan dalam kategori Narcistic Personality Disorder yang ditandai dengan meningkatnya gejala-gejala narsisme seperti pencitraan (self imaging), pemameran (showingness) dan pengagungan diri (self grandiosity) yang bersumber dari adanya motif tersembunyi (ulterior motives).
Demi ingin mendapatkan pujian, sanjungan dan popularitas, seseorang sering berbuat riya’. Apakah riya’ dalam bentuk memamerkan keduniawian (profanity) maupun riya’ dalam bentuk memamerkan ukhrowi (religiosity). Riya’ duniawi bisa diperlihatkan dalam bentuk menunjukkan kekayaan, kehebatan, ataupun status jabatan, sedangkan riya’ ukhrowi bisa ditampakkan dalam bentuk ketaatan ibadah dan keshalihan diri agar mendapatkan pengakuan dari orang lain. Sebagaimana firman Allah SWT yang berbunyi:
إِنَّ ٱلْمُنَٰفِقِينَ
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+