Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Khazanah · Ulama · Aisyah Dahlan
✓ Terverifikasi Tim Riset

Aisyah Dahlan

lahir 1920 M · 13.125 kali dibaca · Profil Ulama

🕸 Buka Silsilah
Ringkasan Laduni AI

Aisyah Dahlan Ulama Nahdlatul Ulama Padang Sumatera Barat

Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumber

Riwayat Singkat

Daftar Isi

1          Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1       Lahir
1.2       Riwayat Keluarga

2          Sanad Ilmu dan Pendidikan Beliau
2.1       Mengembara Menuntut Ilmu
2.2       Guru-guru Beliau

3          Penerus Beliau
3.1       Anak-anak Beliau

4          Organisasi, Karier, dan Karya
4.1       Riwayat Organisasi
4.2       Karier Beliau
4.3       Karya Beliau

5          Penghargaan

6          Referensi

1          Riwayat Hidup dan Keluarga

1.1       Lahir
Aisyah Dahlan (lahir 27 April 1920) adalah seorang pejuang kemerdekaan, ulama, pengajar dan politisi Indonesia. Ia pernah aktif sebagai anggota Konstituante, anggota MPRS, dan juga dipercaya sebagai Ketua Muslimat Nahdlatul Ulama (NU).

1.2       Riwayat Keluarga

Aisyah Dahlan menempuh pendidikan perdana-nya di Sekolah Desa di Nagari Sikapak selama 3 tahun. Ia menamatkan pendidikan di sekolah desa ini pada umur 10 tahun. Kemudian pada tahun 1930, ia melanjutkan pendidikan “mengaji” di Taman Pendidikan Surau Taluak (Sekarang Masjid Raya Al Furqan), Dusun Sikapak Usang, Nagari Tungka, Pariaman Utara, Kota Pariaman. Di Surau Taluak, ia diasuh dan dibimbing langsung oleh ayahandanya: H. Tuanku Mudo Amin, dan Tuanku Sidi Muhammad Husin. Tuanku Sidi Muhammad Husin ini merupakan pimpinan Thawalib School Padusunan pada tahun 1934.

2          Sanad Ilmu dan Pendidikan Beliau

2.1       Masa Menuntut Ilmu

Kemudian pada tahun 1933, Aisyah Dahlan pindah ke Sekolah Agama Thawalib School di Padusunan, dan menempati kelas V, satu kelas dengan Kamarisah A.N dan Jamilah Majid. Adapun yang menjadi gurunya ketika itu adalah Gutuo Mendek. Pada saat itu, Thawalib School Padusunan sedang berada pada puncak kejayaannya. Pada tahun 1935 - sebagai salah seorang dari 5 orang pelajar kelas VII (3 perempuan, dan 2 lelaki) - Aisyah Dahlan menempuh ujian akhir (eind examen), yang terdiri dari materi Syafahy dan Kitabi. Aisyah Dahlan berhasil menempuh ujian itu dengan baik, dan menjadi salah seorang dari lulusan pertama Thawalib School Padusunan.


Dalam ujian akhir tersebut, Aisyah Dahlan diuji oleh Tim Penguji yang dipimpin oleh “Guru Besar” : H. Sutan Ahmad Nazarudin Darab (H. Sutan Darab). Beliau merupakan salah seorang ulama pelopor gerakan “kaum muda” dan pembaharu sistim pendidikan keagamaan di Pariaman, Pendiri Diniyah School dan “Mudir” Perguruan Islam Darul Ma’arif Pariaman (Surau Tepi Air). Sebagaimana penjelasan Bagindo Said Zakaria dalam: “Riwayat Kota Pariaman” (1933) H. Sutan Darab merupakan salah seorang cucu kandung Syekh Muhammad Jamil El Khalidi, seorang ulama terbilang dan berpengaruh di Nagari Pasar Pariaman. (1830 M – 1928 M).

Setelah menamatkan pendidikannya di Sekolah Agama Thawalib School Padusunanan, Aisyah Da

Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.

Jadilah anggota Laduni+

Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+