Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Tuntunan Ibadah · Kolom

Membangun Ketaatan pada Pemimpin Bukan Berarti “Menjilat”

25 Feb 2022 · 2.072 dibaca · Kolom

Laduni.ID, Jakarta - Karakter kaum Khawarij sejak dulu selalu menentang kesepakatan yang memang tidak mereka setujui. Menolak tunduk, dan menolak taat adalah ciri dasar dari kelompok Khawarij. Sebab, kehendak mereka hanya hukum Allah yang harus ditegakkan. Padahal secara tafshil dari ketentuan hukum tersebut tidak dilihat sama sekali. Akibatnya selalu memvonis salah, karena ketidakpahaman atas manthuq dan mafhum-nya suatu dalil, aturan atau ketetapan (wadlai').

Muslim Nusantara diajarkan moderat (tawassuth), memilih untuk merangkul perbedaan, tidak mengadu domba kanan dan kiri, menengahi sekaligus istiqomah di jalan kebenaran. Terhadap jalan kebenaran itulah kita taat. Kita pun diajarkan tawazzun (seimbang), yakni agar melihat sesuatu itu secara proporsional dan tidak lupa melihatnya pada konteks, bukan hanya teks. Cara pandang pada teks akan berujung multi paham, multi tafsir. Nanti bisa saling hujat. Tapi jika melihat konteksnya juga, orang melihatnya dengan lebar dan luas. Arahnya ke mana dan tahu tujuanny

🔒
Lanjutkan membaca dengan Laduni+

Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+
← Kembali ke Tuntunan Baca di situs utama →