23 Mar 2022 · 1.378 dibaca · Artikel Keagamaan
Laduni.ID, Jakarta – Namanya Abrahah (أَبْرَهَةُ), orang Nasrani. Sifatnya digambarkan riwayat sebagai orang yang ḥalim (الحَلِيْمُ) yakni sangat penyabar dan sanggup mengontrol emosi dengan baik. Gambaran beberapa tindakannya memberi kesan dia adalah penganut Nasrani yang baik, relijius dan pemaaf.
Dia seorang politisi, tepatnya semacam “Gubernur” bagi kerajaan Habasyah di Etopia/Afrika. Raja pada kerajaan ini bergelar Najasyi. Area kekuasaan Abrahah ada di Yaman.
Suatu saat Abrahah merasa cemburu dengan Ka’bah, dia semacam tidak terima Ka’bah lebih populer dan lebih diagungkan orang Arab. Diapun berambisi membangun tempat ibadah serupa untuk menyainginya, rumah ibadah itu dinamai al-Qullais (القُلَّيْسُ).
Tapi ada orang Arab yang tidak terima, malam hari diam-diam dia berak di sana. Abrahah murka. Karena pelakunya orang Arab yang mengagungkan Ka’bah, maka dia memutuskan datang ke Mekah untuk menghancurkan Kakbah. Niat dia bukan untuk membunuhi penduduk Mekah, dia hanya ingin menghancurkan Ka’bah saja.
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+