05 Apr 2022 · 3.264 dibaca · Dalil, Dasar, dan Awal Puasa
Laduni.ID, Jakarta - Sebelum Nabi Muhammad SAW, ibadah puasa juga sudah diperintahkan kepada umat-umat terdahulu. Hal ini sebagaimana disebutkan dalam Al-Qur’an pada ayat yang menjelaskan tentang disyariatkannya puasa, yakni surat Al-Baqarah ayat 183.
يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا كُتِبَ عَلَيْكُمُ الصِّيَامُ كَمَا كُتِبَ عَلَى الَّذِينَ مِن قَبْلِكُمْ لَعَلَّكُمْ تَتَّقُونَ
" Wahai orang-orang yang beriman, diwajibkan kepada kalian untuk berpuasa, sebagaimana telah diwajibkan kepada umat sebelummu.” (QS. Al-Baqarah: 183)
Meski bukan dilakukan saat bulan Ramadhan, puasa yang dilakukan oleh umat-umat terdahulu bertujuan untuk membersihkan diri (bertaubat) dan mendekatkan diri (taqarrub) kepada Allah SWT.
Mengutip pendapat Imam At-Thabari dalam kitab tafsirnya Tafsir At-Thabari dijelaskan bahwa para ulama tafsir sendiri berbeda pendapat mengenai maksud “sebagaimana diwajibkan atas orang-orang sebelum kamu,” di atas. Sedangkan, dalam kitab Ahkam
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+