13 Apr 2022 · 3.746 dibaca · Hikmah
Laduni.ID, Jakarta - Dulu di daerah Pamekasan Madura, tempat leluhur Kiai As’ad ada seorang ustadz. Ustadz baru tersebut menjadi sorotan banyak mata karena ia kerap menyalahkan tradisi dan prilaku keagamaan masyarakat Madura, seperti tahlilan, maulidan, ziarah kubur dan lain sebagainya.
Sebenarnya ada beberapa tokoh yang sudah memberi counter jawaban, akan tetapi secara tampilan ustadz muda itu lebih menyakinkan di hadapan orang awam. Dakwahnya yang terus menyalahkan ritual keagamaan masyarakat Madura berjalan tanpa kendala sedikitpun.
Akhirnya, banyak masyarakat mengadukan hal itu kepada Kiai As’ad Muda. Masyarakat meminta Kiai As’ad untuk menghentikan dakwah ustadz muda, Kiai As’ad pun berkenan untuk dipertemukan dengan sang ustadz untuk “debat” terbuka.
Info “debat terbuka” a
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+