Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Tuntunan Ibadah · Artikel Keagamaan

Keutamaan Memaafkan Saudara yang Mendholimi

11 May 2022 · 1.349 dibaca · Artikel Keagamaan

Laduni.ID, Jakarta - Ada keadilan yang dimunculkan dari sikap saling memaafkan. Meskipun, tetap saja, keadilan yang dibangun manusia akan jauh berbeda dengan adil yang ditunjukkan Allah subhanahu wa ta'ala.

Keadilan Allah

Contoh, ada satu orang ditampar, kemudian ia menuntut menampar balik orang tersebut. Setelah ditampar, itu adalah keadilan. Akan tetapi, tentu yang menerima balasan tamparan merasakan sakit dan rugi. Nah, Allah subhanahu wa ta'ala mempunyai sifat bernama Al-Muqsith atau Maha Adil. Dengan sifat ini, Allah subhanahu wa ta'ala bisa memberikan keadilan dengan tanpa ada satu pihak pun yang merasa dirugikan.

Kisah Penuntutan Saudara

Prof DR Muhammad Quraish Shihab MA, dalam Kitab Tafsir Al-Misbah, menjabarkan konsep Al-Muqsith Allah subhanahu wa ta'ala melalui sebuah kisah bahwa kelak ada orang yang menuntut keadilan atas kedhaliman yang dilakukan saudaranya.

  • Baca Juga: 
🔒
Lanjutkan membaca dengan Laduni+

Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan — tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+
← Kembali ke Tuntunan Baca di situs utama →