03 Jun 2022 Β· 5.626 dibaca · Hikmah
Laduni.ID, Jakarta - Selain ilmu fiqih, Datuk Kalampayan juga ahli ilmu tasawuf. Beliau begitu giat mengembangkan tarekat sammaniyah di Banjar.
Kemudian dimasa itu muncul lah Syekh Abdul Hamid dengan ajaran "Wahdatul Wujud." Rupanya ajaran beliau agak sedikit menimbulkan perselisihan paham dan sampailah hal ini ke telinga Sultan Banjar. Sultan Banjar pun meminta saran kepada Syekh Muhammad Arsyad Al-Banjari (Datu Kalampayan Martapura).
Lalu Datuk Kalampayan pun memberi saran kepada Sultan : Ajaklah berunding, bila gagal, tolaklah secara bijaksana, tapi kalau belum berhasil, maka hal ini Sultan harus mempertimbangkannya secara seksama.
Anda membaca cuplikan. Buka artikel & tuntunan ibadah lengkap, plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja. Mulai Rp20.000/bulan β tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.
Lihat Paket Laduni+