Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Khazanah · Ulama · Sahabat Sa'id bin Amir 
✓ Terverifikasi Tim Riset

Sahabat Sa'id bin Amir 

0641 – 0641 M · 3.785 kali dibaca · Profil Ulama

🕸 Buka Silsilah
Ringkasan Laduni AI

Sa'id bin Amir beliau adalah sahabat Rasulullah SAW dari kaum Muhajirin

Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumber

Riwayat Singkat

Daftar isi

1.         Riwayat Hidup
1.1       Latar Belakang
1.2       Wafat

2.         Perjalanan Memeluk Islam

3.         Ikut Masa Perang
3.1       Bersama Nabi Muhammad

4.         Kisah-kisah
4.1      Gajinya sebagai Gubernur Dibagikan untuk Rakyat Miskin

5.         Referensi

1.         Riwayat Hidup

1.1       Latar Belakang
Sa'id bin Amir  lahir sekitar 601 beliau adalah sahabat Rasulullah SAW dari kaum Muhajirin

1.2       Wafat
Beliau wafat yaitu sekitar 20 H/641 M.

2.         Perjalanan Memeluk Islam

Said bin Amir memeluk Islam ketika terjadi peperangan di Khaibar. Dan sejak itu beliau memeluk Islam dan bai'at kepada Rasullullah SAW. Seluruh kehidupan beliau, segala wujud dan cita-citanya dibaktikan kepada keduanya. 

3         Ikut Masa Perang

3.1        Bersama Nabi Muhammad SAW
Sa'id bin Amir berhijrah ke Madinah, dan mengabdikan diri kepada Rasulullah, dan ikut serta dalam Perang Khaibar dan peperangan-peperangan setelahnya. Dan ketika Nabi yang mulia dipanggil menghadap Tuhannya, Sa'id mengabdikan diri dengan pedang terhunus di zaman dua khalifah; Abu Bakar dan Umar.

4        Kisah-kisah

4.1    Gajinya sebagai Gubernur Dibagikan untuk Rakyat Miskin
Said bin Amir memang tidak sepopuler sabahat Nabi lainnya. la memang tak hendak menonjolkan diri. Namun kisahnya terukir indah dalam sejarah para sahabat yang agung. 

Ketika Amirul Mu'minin Umar bin Khathab menarik Mu'awiyah dari jabatannya sebagai kepala daerah di Syria, beliau menoleh kiri dan kanan mencari seseorang yang akan menjadi penggantinya. Khalifah Umar sangat hati-hati dalam memilih pemimpin di daerah. Ia sadar bahwa dirinya ikut bertanggung jawab di hadapan Allah SWT tiap kesalahan penguasa yang diangkatnya itu.

Oleh sebab itu syarat-syarat yang dipergunakannya untuk menilai orang dan memilih para pejabat pemerintahan amat berat dan ketat serta didasarkan atas pertimbangan tajam dan sempurna, setajam penglihatan dan setembus pandangannya. Syria ketika itu merupakan wilayah yang modern dan besar, sementara kehidupan di sana sebelum datangnya Islam mengikuti peradaban yang silih berganti. Di samping iu Syria merupakan pusat perdagangan yang penting dan tempat yang cocok untuk bersenang-senang.

Daerah ini adalah negeri yang penuh godaan dan rangsangan. Maka menurut pendapat Umar, tidak ada yang cocok untuk negeri itu kecuali seorang suci yang tidak dapat diperdaya setan mana pun, seorang zahid yang gemar beribadat, yang tunduk dan patuh serta melindungkan diri kepada Allah. Tiba-tiba Umar berseru, katanya: "Saya telah menemukannya...! Bawa ke sini Sa'id bin ’Amir...!" Tak lama antaranya datanglah Sa'id mendapatkan Amirul Mu'minin yang menawarkan jabatan sebagai wali kota Hems.

Tetapi Sa'id menyatak

Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.

Jadilah anggota Laduni+

Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+