Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Khazanah · Ulama · Imam Ath-Thahawi
✓ Terverifikasi Tim Riset

Imam Ath-Thahawi

0853 – 0933 M · 4.679 kali dibaca · Profil Ulama

🕸 Buka Silsilah
Ringkasan Laduni AI

Imam Thahawi adalah Imam Abu Ja’far Ahmad bin Muhammad bin Salamah bin Abdil Malik al-Azdy al-Mishri ath-Thahawi.

Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumber

Riwayat Singkat

Daftar isi Biografi Imam Ath-Thahawi

1.         Riwayat Hidup
1.1       Lahir
1.2       Nama dan Nasab
1.3       Wafat

2.         Pendidikan
21.       Masa Menuntut Ilmu
2.2       Guru

3.         Penerus
3.1       Murid-murid

4.         Pindah Madzhab Dari Syafi’i Ke Hanafi

5.         Teladan
5.1       Sifat-sifatnya
5.2       Imam Mujtahid

6.         Karya

7.         Referensi

1.         Riwayat Hidup
1.1       Lahir

Imam Thahawi lahir pada tahun 239 H, maka seperti yang diriwayatkan Ibnu Yunus muridnya yang kemudian diikuti oleh sebagian besar orang yang menulis riwayat hidupnya dan inilah yang besar. Memang ada yang menyatakan beliau lahir tahun 238 H, dan bahkan ada yang menyatakan tahaun 229 H. Ini tentu saja suatu tahrif (kekeliruan) penulisan, yang kemudian dikutip beberapa orang tanpa merujuk kembali kepada kitab lainnya.

1.2       Nama dan Nasab

Beliau adalah Imam Abu Ja’far Ahmad bin Muhammad bin Salamah bin Abdil Malik al-Azdy al-Mishri ath-Thahawi.

Al-Azdy adalah qabilah terbesar Arab, suku yang paling masyhur, dan paling banyak furu’ (cabang suku) nya. Juga merupakan bagian dari qabilah Qahthaniyah, dinasabkan kepada al-Azdi bin al-Ghauts bin Malik bin Zaid bin Kahlan

Beliau adalah Qahthani dari sisi bapaknya dan adnani dari sisi ibunya karena ibunya seorang Muzainah, yakni saudara al-Imam al-Muzanni shahabat imam Syafi’i.

Al-Azdy adalah qabilah terbesar Arab, suku yang paling masyhur, dan paling banyak furu’ (cabang suku) nya. Juga merupakan bagian dari qabilah Qahthaniyah, dinasabkan kepada al-Azdi bin al-Ghauts bin Malik bin Zaid bin Kahlan. Dan termasuk seorang Hajri, saudara sepupu dari al-Azdi, yakni Hajr bin Jaziilah bin Lakhm, yang disebut Hajr al-Azdi, supaya berbeda dengan Hajr Ru’ain.

Dan ath-Thahawi dinasabkan pada Thaha sebuat desa di Sha’id Mesir.

1.3       Wafat

Para ulama bahwa beliau wafat tahun 321 H, kecuali Ibn an-Nadim yang menyatakan beliau wafat tahun 322 H.

Imam athThahawi adalah sezaman dengan para imam ahli Huffazh para pengarang/penyusun enam buku induk hadits (al-Kutub as-Sittah), dan bersama-sama dengan mereka dalam riwayat hadits. Umur beliau ketika imam Bukhari wafat adalah 17 tahun, ketika imam Muslim wafat ia berumur 22 tahun, ketika imam Abu Dawud wafat ia berumur 36 tahun, ketika imam Tirmidzi wafat berumur 40 tahun dan ketika Nasa’i wafat ia berumur 64 tahun, dan ketika imam Ibnu Majah wafat ia berumur 34 tahun.

2.         Pendidikan
2.1       Masa Menuntut Ilmu

Imam Ath-Thahawi berasal dari rumah yang berlingkungan ilmiah dan unggul. Ayahnya, Muhammad bin Salaamah adalah se

Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.

Jadilah anggota Laduni+

Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+