Ki Ageng Pemanahan (dikenal juga sebagai Kiyai Gede Mataram) adalah seorang tokoh perintis wangsa Mataram yang berasal dari Sela (sebuah desa di Grobogan) dan kemudian hijrah ke Pengging. Ia dijuluki sebagai "Pamanahan" karena bertempat tinggal di desa Manahan,
Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumberRiwayat Singkat
Daftar Isi
1. Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1 Lahir
1.2 Riwayat Keluarga Kyai Ageng Pemanahan
1.3 Nasab Ki Ageng Pemanahan
1.4 Wafat
2. Sanad Ilmu dan Pendidikan Kyai Ageng Pemanahan
2.1 Guru-guru Kyai Ageng Pemanahan
3. Penerus Kyai Ageng Pemanahan
3.1 Anak-Anak Kyai Ageng Pemanahan
4. Perjalanan Hidup dan Dakwah Kyai Ageng Pemanahan
5. Keteladanan Kyai Ageng Pemanahan
6. Referensi
1 Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1 Lahir
Kyai Ageng Pemanahan (dikenal juga sebagai Kiyai Gede Mataram) adalah seorang tokoh perintis wangsa Mataram yang berasal dari Sela (sebuah desa di Grobogan) dan kemudian hijrah ke Pengging. Ia dijuluki sebagai "Pamanahan" karena bertempat tinggal di desa Manahan, suatu tempat di utara Laweyan (sekarang menjadi salah satu kelurahan di Surakarta).
Kyai Ageng Pamanahan adalah putra dari Kyai Ageng Enis, ayahnya merupakan keturunan Kyai Ageng Sela yang pindah dan bertempat tinggal di Laweyan. Mereka adalah termasuk dalam rombongan orang-orang dari Sela, suatu desa yang sekarang menjadi bagian dari Kabupaten Grobogan. Mereka hijrah ke Pengging untuk membantu Sultan Hadiwijaya.
1.2 Riwayat Keluarga Ki Ageng Pamanahan
Dalam Catatan Nasab Kelembagaan Negara dimasa sesudahnya (Negara Kerajaan/ Mataram Raya) beliau memiliki Banyak Putra dan Putri Total tercatat 31 orang
Istri Pertama Kyai Gede Pamanahan adalah Seorang Syarifah dari Keturunan Sunan Giri bernama Syarifah Nyai Gede Pamanahan / Nyai Gede Sabinah binti Pangeran Sobo bin Sunan Kidul bin Sunan Giri bin Maulana Ishaq bin Ibrahim Asmorokondi bin Jamaludin al-Husein Ba'Alawi Al-Huseini. yang dikaruniai banyak putra dan putri di antaranya :
- Raja muda Manduranegara
- Kanjeng Panembahan Senopati / Raden Sutawijaya (Sultan Mataram ke 1, pendiri, 1587-1601)
- Pangeran Ronggo
- Nyai Ageng Tumenggung Mayang menikah dengan Kyai Ageng Tumenggung Mayang
- Pangeran Hario Tanduran
- Nyai Ageng Tumenggung Jayaprana
- Pangeran Teposono
- Pangeran Mangkubumi
- Pangeran Singasari/Raden Santri
- Raden Ayu Kajoran
- Pangeran Gagak Baning (Raja muda Pajang, 1588-1591)
- Pangeran Pronggoloyo
- Nyai Ageng Haji Panusa, ing Tanduran
- Nyai Ageng Panjangjiwa
- Nyai Ageng Banyak Potro, ing Waning
- Nyai Ageng Kusumoyudo ing Marisi
- Nyai Ageng Wirobodro, ing Pujang
- Nyai Ageng Suwakul
- Nyai Ageng Mohamat Pekik ing Sumawana
- Nyai Ageng Wiraprana ing Ngasem
- Nyai Ageng Hadiguno ing Pelem
- Nyai Ageng Suroyuda ing Kajama
- Nyai Ageng Mursodo ing Silarong
- Nyai Ageng Ronggo ing Kranggan
- Nyai Ageng Kawangsih ing Kawangsen
- Nyai Ageng Sitabaya ing Gambiro
1.3 Nasab Kyai Ageng Pamanahan
Kyai Ageng Pemanahan jika diambil dari garis Ayah Masih keturunan Prabu Brawijaya V Bhre Kertabhumi dengan Jalur Silisilah sebagai berikut :
- Prabu Brawijaya V Bhre Kertabhumi
- Bondan Kejawan atau Lembu Peteng
- Kyai Getas Pandawa
- Kyai Ageng Selo
- Kyai Ageng Enis
- Kyai Ageng Pemanahan
1.4 Wafat
Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.
Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

