Syuja’ bin Wahab adalah sahabat Nabi Muhammad SAW yang termasuk Muhajirin dan Assabiqunal Awwaliun (yang pertama masuk Islam), di Negeri Mekkah.
Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumberRiwayat Singkat
Daftar isi Biografi Sahabat Syuja’ bin Wahab
1. Riwayat Hidup
1.1 Lahir
1.2 Nasab
1.3 Wafat
2. Kisah-kisah
2.1 Hijrah ke Habasyah
2.2 Muhajirin Pertama di Madinah
2.3 Diutus Menemui Amir
2.4 Delegasi Kepada Raja-Raja Sekitar Jazirah
4. Referensi
Syuja’ bin Wahab adalah sahabat Nabi Muhammad SAW yang termasuk Muhajirin dan Assabiqunal Awwaliun (yang pertama masuk Islam), di Negeri Mekkah.
1 Riwayat Hidup
1.1 Lahir
Tidak diketahui secara pasti tempat, tanggal, bulan, dan tahun kelahiran Syuja’ bin Wahab karena minimnya sumber informasi.
1.2 Nasab
- Syuja’ bin
- Wahab bin
- Rabiah bin
- Asad bin
- Shuhaib bin
- Malik bin
- Kabiir bin
- Ghannam bin
- Dudan bin
- Asad bin
- Khuzaimah Al Asady radhiyallahu ‘anhu.
1.3 Wafat
Syuja’ bin Wahab wafat dalam pertempuran Yamamah memerangi Musailamah Al-Kadzab dan orang-orang yang murtad pada tahun 11 hijriyah dalam usia sekitar 40 tahun.
2. Kisah-kisah
2.1 Hijrah ke Habasyah
Syuja’ bin Wahab alah sekutu dari Bani Abdusy Syam yang berpawakan tinggi, kurus dengan badan yang agak bungkuk. Beliau merupakan satu di antara sahabat Nabi yang ikut dalam hijrah ke Negeri Habasyah yang kedua. Lalu pulang kembali ke Mekkah karena menyangka bahwa penduduknya telah berislam. Maka saat mengetahui bahwa keislaman penduduk Mekkah adalah sekedar kabar burung, beliau pun berangkat menuju ke Madinah bersama saudara beliau Abu Sinan Uqbah bin Wahb radhiyallahu ‘anhu, untuk berhijrah. Ini terjadi setelah datang perintah dari Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam untuk berhijrah ke negeri tersebut.
2.2 Muhajirin Pertama di Madinah
Hijrahnya Syuja’ bin Wahab ke Madinah menjadi salah satu Muhajirin yang pertama di Madinah. Di negeri ini Rasulullah SAW mempersaudarakannya dengan Aus bin Abdillah bin Al Harits.
2.3 Diutus Menemui Bani Amir
Dalam sebuah peristiwa, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam mengutus Syuja’ bin Wahb radhiyallahu ‘anhu bersama dengan pasukan kecil berjumlah 24 orang kepada Bani Amir, salah satu inti Kabilah Hawazin, yang bertempat tinggal di daerah Siyyi, ujung Negeri Rukbah pada bulan Rabiul Awwal tahun 8 Hijriyyah.
Tujuan pengiriman pasukan ini adalah untuk mengacaukan keadaan mereka, Kabilah Hawazin. Sebab kabilah ini adalah salah satu kabilah Arab yang sangat keras penentangannya terhadap Islam.
Di antara buktinya adalah mereka merupakan kabilah badui yang bekerjasama dengan Quraisy dalam Perang Ahzab, dan menjadi salah satu pasukan besar di barisan musuh. Maka pasukan Syuja’ inipun menyerang mereka di waktu Subuh. Serangan yang mendadak dan mengejutkan.
Dengan bantuan Allah, maka pasukan ini bisa mengalahkan musuh dengan mudah. Bahkan, kaum muslimin memperoleh harta ghanimah berupa Unta d
Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.
Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

