Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Khazanah · Ulama · Sahabat Abdullah bin Ummi Maktum
✓ Terverifikasi Tim Riset

Sahabat Abdullah bin Ummi Maktum

wafat 0635 M · 8.287 kali dibaca · Profil Ulama

🕸 Buka Silsilah
Ringkasan Laduni AI

Abdullah bin Ummi Maktum adalah adalah seorang tuna netra. Dan beliau merupakan salah satu sahabat Nabi Muhammad SAW yang berasal dari Quraisy.

Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumber

Riwayat Singkat

Daftar Isi Biografi Sahabat Abdullah bin Ummi Maktum

1.    Riwayat Hidup
1.1  Lahir
1.2  Keluarga
1.3  Wafat

2.    Kisah-kisah
2.1  Memeluk Islam
2.2  Turun Ayat Tentang Abdullah bin Maktum
2.3  Hijrah ke Madinah
2.4  Menjadi Muadzin Rasulullah SAW

3.    Kemuliaan
3.1  Menggantikan Rasul Sebagai Wali Kota
3.2  Wahyu Allah Tentang Udzur Abdullah dalam Perang

4.    Akhir Hayat Abdullah bin Maktum

5.    Chart Silsilah Sanad

6.    Referensi

Abdullah bin Ummi Maktum adalah adalah seorang tuna netra. Dan beliau merupakan salah satu sahabat Nabi Muhammad SAW yang berasal dari Quraisy.

1. Riwayat Hidup

1.1 Lahir

Tidak diketahui secara pasti tanggal, bulan, tahun kelahirannya Abdullah bin Ummi Maktum karena minimnya sumber informasi.

1.2 Keluarga

Abdullah bin Ummi Maktum mempunyai ikatan keluarga dengan Rasululah Shalalahu alaihi Wassalam. Yaitu anak paman Ummul Mu’minin Khadijah binti Khuwailid Ridhwanullah Alaiha. Bapaknya Qais bin Zaid, dan ibunya Atikah binti Abdullah. Ibunya bergelar “Umi Maktum.”

1.3 Wafat

Abdullah bin Ummi Maktum wafat dalam perang Qadisiah pada tahun 14 hijriyah.

2. Kisah-kisah

2.1 Memeluk Islam

Abdullah bin Ummi Maktum menyaksikan ketika cahaya Islam mulai memancar di Mekkah. Allah melapangkan dadanya menerima agama baru itu. Karena itu tidak diragukan lagibeliau termasuk kelompok yang pertama-tama masuk Islam. Sebagai muslim kelompok pertama, Abdullah turut menanggung segala macam suka duka kaum muslimin di Mekkah ketika itu. Beliau turut menderita siksaan kaum Quraisy seperti diderita kawan kawannya seagama, berupa penganiayaan dan berbagai macam tindakan kekerasan lainnya. Tetapi apakah karena tindakan-tindakan kekerasan itu Ibnu ummi Maktum menyerah? Tidak……! Beliau tidak pernah mundur dan tidak lemah iman. Bahkan beliau semakin teguh berpegang pada ajaran Islam dan Kitabullah. Beliau semakin rajin memepelajari syariat Islam dan sering mendatangi majelis Rasulullah.

Begitu rajin beliau mendatangi majelis Rasulullah, menyimak dan menghafal Al-Qur’an, sehingga setiap waktu senggang selalu disisinya, dan setiap kesempatan yang baik selalu disebutnya. Bahkan beliau sangat rewel. Karena rewelnya, beliau beruntung memperoleh apa yang diinginkannya dari Rasulullah, di samping keuntungan bagi yang lain lain juga.

2.2 Turun Ayat Tentang Abdullah bin Maktum

Pada masa permulaan Islam, Rasulullah sering mengadakan dialog dengan pemimpin-pemimpin Quraisy, mengharapkan semoga mereka masuk Islam. Pada suatu hari beliau bertatap muka dengan Utbah bin Rabi’ah, Syaibah bin Rabi’ah, Amr bin Hisyam alias Abu Jahl, Umayyah bin Khalaf dan walid bin Mughirah, ayah saifullah Khalid bin walid.

Rasulullah berunding dan bertukar pikiran dengan mereka tentang Islam. Beliau sangat ingin mereka menerima dakwah dan menghentikan penganiayaan terhadap para sahabat beliau.

Sementara beliau berunding dengan sungguh-sungguh,

Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.

Jadilah anggota Laduni+

Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+