Namanya aslinya adalah Ghaziyah binti Jabir bin Hakim namun lebih dikenal dengan Ummu Syuraik. Beliau berasal dari kabilah Ghafathan yang sangat disegani oleh bangsa arab kala itu dan beliau juga merupakan salah satu sahabat perempuan Nabi Muhammad SAW.
Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumberRiwayat Singkat
Daftar Isi Biografi Ummu Syuraik
1. Riwayat Hidup
1.1 Lahir
1.2 Wafat
2. Kisah-kisah
2.1 Memeluk Islam
2.2 Ujian dalam Berdakwah
2.3 Menawarkan diri Untuk Dinikahi Rasulullah
4. Referensi
Namanya aslinya adalah Ghaziyah binti Jabir bin Hakim namun lebih dikenal dengan Ummu Syuraik. Beliau berasal dari kabilah Ghafathan yang sangat disegani oleh bangsa arab kala itu dan beliau juga merupakan salah satu sahabat perempuan Nabi Muhammad SAW.
1. Riwayat Hidup
1.1 Lahir
Tidak diketahui secara pasti bulan, tanggal, dan tahun kelahirannya Ummu Syuraik karena minimnya sumber informasi.
1.2 Wafat
Tidak diketahui secara pasti tahun wafat Ummu Syuraik karena minimnya sumber informasi.
2. Kisah-kisah
2.1 Memeluk Islam
Ummu Syuraik pernah menjadi istri Abu al-Akr ad-Dausi. Beliau merasa simpati hatinya dengan Islam sejak masih di Mekah, beliau mengikrarkan keislamannya dihadapan Rasulullah SAW bersama suaminya dan akhirnya menjadi mantap iman di hatinya dan beliau memahami kewajiban dirinya terhadap agama yang lurus sehingga beliau mempersembahkan hidupnya untuk menyebarkan dakwah tauhid, meninggikan kalimat Allah dan mengibarkan panji laa ilaha illallahu muhammadur rasulullah.
Setelah masuk Islam, Ummu Syuraik bergerak untuk berdakwah dan mengajak wanita-wanita Quraisy secara sembunyi-sembunyi. Beliau berdakwah kepada mereka, memberikan dorongan-dorongan agar mereka masuk Islam tanpa kenal lelah dan jemu. Beliau menyadari resiko yang akan menimpa dirinya, baik pengorbanan maupun penderitaan, serta resiko yang telah menghadangnya, berupa gangguan dan siksaan terhadap jiwa dan harta. Akan tetapi, iman bukanlah sekedar kalimat yang diucapkan oleh lisan, melainkan iman pada hakikatnya memiliki konsekuensi dan amanah yang mengandung beban dan iman berarti jihad yang membutuhkan kesabaran.
2.2 Ujian Dalam Berdakwah
Takdir Allah menghendaki setelah masa berlalu beberapa lama, mulailah ujian menghadapi cobaan yang mana aktivitas Ummu Syuraik telah diketahui penduduk Mekah. Akhirnya, mereka menangkap beliau dan berkata, “Kalaulah bukan karena kaum kamu, kami akan tangani sendiri. Akan tetapi, kami akan menyerahkan kamu kepada mereka.”
Ummu Syuraik berkata, “Maka datanglah keluarga Abu al-Akr (yakni kelurga suaminya) kepadaku kemudian berkata, ‘Jangan-jangan engkau telah masuk kepada agamanya (Muhammad)?’ Beliau berkata, ‘Demi Allah, aku telah masuk agama Muhammad’. Mereka berkata, ‘Demi Allah, aku akan menyiksamu dengan siksaan yang berat’. Kemudian, mereka membawaku dari rumah kami, kami berada di Dzul Khalashah (terletak di Shan’a’), mereka ingin membawaku ke sebuah tempat dengan mengendarai seekor onta lemah, yakni kendaraan mereka yang paling jelek dan kasar. Mereka memberiku makan dan madu, akan tetapi tidak memberikan setetes air pun kepadaku. Hingga manakala tengah hari dan matahari telah terasa panas, mereka menurunkan aku dan memukuliku, kemudian mereka meninggalkanku di tengah teriknya matahari hingga hampir-hampir hilang akalku, pendengaranku dan penglihatanku. Mereka melakukan hal itu selama tiga hari. Ketika hari ketiga, mereka berkata kepadaku, ‘Tinggalkanlah agama yang telah kau pegang!’ Ummu Syuraik berkata, ‘Aku sudah tidak lagi dapat mendengar pe
Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.
Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

