Dalam babad Ponorogo juga menceritakan “Pemerintahan Bathara Katong pertama-tama memperhatikan penyebaran agama Islam, mengajarkan mengaji Alquran dan Kitab.
Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumberRiwayat Singkat
Daftar Isi
1. Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1 Lahir
1.2 Riwayat Keluarga Bathara Katong
1.3 Nasab Bathara Katong
1.4 Wafat
2. Sanad Ilmu dan Pendidikan Bathara Katong
2.1 Guru-guru Bathara Katong
3. Penerus Bathara Katong
3.1 Anak-Anak Bathara Katong
3.2 Murid-murid Bathara Katong
4. Perjalanan Hidup dan Dakwah Bathara Katong
5. Keteladanan Bathara Katong
6. Referensi
1 Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1 Lahir
Bathara Kathong adalah putra Prabu Brawijaya V dari selir yang berasal dari Campa. Beliau terlahir dengan nama Raden Joko Piturun atau Raden Harak Kali.
1.2 Riwayat Keluarga Bathara Katong
Bathara Kathong memmpunyai lima orang istri dan dikaruniai putra yaitu :
- Pangeran Onje
- Pangeran nadorudin
- Nyai Istri dari Sayyid Kalkum Wotgaleh atau Pangeran panembahan agung
- Nyai Ageng Kaliwungu istri Sunan Tembayat atau Panembahan Agung ing Kaliwungu
- Nyai Istri Kyai Ali putra dari Kyai Ageng Mirah
1.3 Nasab Bathara Katong
Nasab Kyai Ageng Tarub beliau masih keturunan dari Prabu Brawijaya V Bhre Kertabhumi. Dengan Silsilah sebagai berikut :
- Prabu Brawijaya V Bhre Kertabhumi + Selir dari Campa
- Raden Joko Piturun atau Bathara Kathong
1.4 Wafat
Bathara Katong meninggal sekitar pertengahan abad 15 dan dimakamkan di Plampitan, Setono, Kec. Jenangan, Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur
2 Sanad Ilmu dan Pendidikan Bathara Katong
Beliau dibesarkan dan dididik oleh Prabu Brawijaya V Bhre Kertabhumi
2.1 Guru-guru Bathara Katong
- Prabu Brawijaya V Bhre Kertabhumi
- Sunan Kalijaga
- Kyai Ageng Mirah
3 Penerus Bathara Katong
3.1 Anak-anak Bathara Katong
- Pangeran Onje
- Pangeran nadorudin
- Nyai Istri dari Sayyid Kalkum Wotgaleh atau Pangeran panembahan agung
- Nyai Ageng Kaliwungu istri Sunan Tembayat atau Panembahan Agung ing Kaliwungu
- Nyai Istri Kyai Ali putra dari Kyai Ageng Mirah
3.2 Murid-murid Bathara Katong
- Kyai siti geseng
- Kyai ageng pethung
- Kyai ampok boyo kyai Ageng Posong
- Kyai menak sompal
4. Perjalanan Hidup dan Dakwah Bathara Katong
Prabu Brawijaya pada masa hidupnya berusaha diislamkan oleh Wali Songo, para Wali Islam tersebut membujuk Prabu Brawijaya dengan menawarkan seorang Putri Campa yang beragama Islam untuk menjadi Istrinya. Walaupun kemudian Prabu Brawijaya sendiri gagal untuk diislamkan, tetapi perkawinannya dengan putri Campa mengakibatkan meruncingnya konflik politik di Majapahit. Diperistrinya putri Campa oleh Prabu Brawijaya memunculkan reaksi protes dari elit istana yang lain. Salah satunya dari Pujangga Anom Ketut Suryongalam, seorang penganut Hindu, yang berasal dari Bali. Pujangga Anom keluar dari Majapahit, dan membangun peradaban baru di tenggara Gunung Lawu sampai lereng barat Gunung Wilis, yang kemudian dikenal dengan nama Wengker atau Ponorogo saat ini.
Ki Ageng Ketut Suryangalam ini
Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.
Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

