Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Khazanah · Ulama · KH. Zainal Abidin bin Ilyas Sampangan (Rais Syuriah Pertama PCNU Kota Pekalongan)
✓ Terverifikasi Tim Riset

KH. Zainal Abidin bin Ilyas Sampangan (Rais Syuriah Pertama PCNU Kota Pekalongan)

wafat 1996 M · 5.301 kali dibaca · Profil Ulama

🕸 Buka Silsilah
Ringkasan Laduni AI

KH Zein Ilyas adalah seorang Kyai, guru ngaji yang aktif dalam organisasi sosial keagamaan khususnya Jam’iyyah Nahdlatul Ulama’ (NU).

Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumber

Riwayat Singkat

Daftar Isi Biografi KH. Zainal Abidin bin Ilyas Sampangan (Rais Syuriah Pertama PCNU Kota Pekalongan)

1.    Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1  Lahir
1.2  Riwayat Keluarga
1.3  Nasab
1.4  Wafat

2.    Sanad Keilmuan

3.    Perjalanan Hidup dan Dakwah

3.1  Seorang Wirausahawan yang Jujur dan Ulet
3.2  Khidmah Dakwah dan Mengajar
3.3  Pengabdian di Nahdlatul Ulama
3.4  Perjuangan Membela NKRI

4.     Referensi

 

1. Riwayat Hidup dan Keluarga

1.1 Lahir
Kyai Zein Ilyas ini terlahir dengan nama  Zainal Abidin Ilyas. Beliau adalah putra pertama KH Ilyas dari enam bersaudara, sebagai berikut:

  1. KH. Zainal Abidin
  2. KH. Masdjak Kraton
  3. Kyai Abbas Kraton
  4. Hj. Siti Chotijah
  5. Hj. Inayah
  6. Umi Kulsum.

1.2 Riwayat Keluarga
KH. Zainal Abidin bin Ilyas Sampangan atau yang lebih di kenal dengan nama KH Zein Ilyas dan oleh cucu-cucunya beliau akrab dipanggil “Mbah Ko” menikah dengan Mbah Hj Qomarotun oleh cucu-cucunya, beliau sering dipanggil “Mbah Yi” atau “Mbah Rayi”, sosok yang sangat taat pada suami nerimo, sendiko dawuh, rendah hati, merasa lemah dan bodoh (meski sesungguhnya tidak lemah dan bodoh). Dan dikaruniai seorang putra bernama H. Abdul Aziz Zein.

1.3 Wafat
KH. Zein Ilyas dimakamkan di pemakaman sapuro tepatnya di sebelah utara bangunan Masjid Aulia’ Sapuro.

2. Sanad Keilmuan

Semenjak kecil beliau diasuh dan dididik oleh ayahhanda sendiri bernama KH. Ilyas

3. Perjalanan Hidup dan Dakwah

Mbah KH. Zein Ilyas adalah sosok pribadi seorang muslim yang sangat pas dijadikan contoh dalam menyikapi dan menghadapi perjalanan hidup dan kehidupan. Dalam keseharian hidup berumah tangga, KH Zein Ilyas dan  Hj Qomarotun hidup dalam kesederhanaan.

Mbah KH Zein Ilyas adalah seorang Kyai, guru ngaji, seorang buruh, seorang pedagang sekaligus usahawan/ wiraswastawan yang ulet dan tahan banting. Beliau aktif dalam organisasi sosial keagamaan khususnya Jam’iyyah Nahdlatul Ulama’ (NU). Beliau pernah menjabat Rais Syuriah NU Cabang Pekalongan.

3.1 Seorang Wirausahawan yang Jujur dan Ulet
Mbah KH. Zein Ilyas muda adalah buruh atau kuli yang selalu melaksanakan apa saja yang diperintahkan oleh majikannya. Karena sifatnya yang jujur dan rendah hati, Mbah KH. Zein Ilyas kerap kali dipercaya untuk menjualkan barang-barang dagangan seperti mori, bahan baku batik juga kain batik.

Selanjutnya perjalanan karir Mbah KH. Zein Ilyas muda sebagai seorang pedagang mori dan kain batik juga sebagai buruh mbabar batik (buruh jasa membuat batik) yang ulet dan sukses, sehingga mengantarkan beliau menjadi seorang usahawan/ wiraswastawan batik.

Jiwa wiraswasta dan sifat-sifat berdagang dengan jujur dan amanah yang meniru Kanjeng Nabi Muhammad SAW itu, seringkali disampaikan kepada cucu-cucunya di waktu senggang dan santai.

“Yen adol batik, batike ono cacate ojo mak tutup-tutupi. Tuduhno bae nek pancen warnane ngeplek, opo suwek nang pinggir. Ojo wedi ora payu. Sebab sing mesti&rsqu

Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.

Jadilah anggota Laduni+

Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+