Sayyid Abdullah bin Husein bin Ali bin Abi Thalib seorang ulama besar yang lahir pada tahun 45 H di Kota Madinah. Ayahanda beliau adalah seorang Imam dan Ulama yang diakui kewaliannya pada masa itu. Yaitu Al-Imam Sayyid Husein bin Ali bin Abi Thalib.
Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumberRiwayat Singkat
Daftar Isi Biografi Sayyid Abdullah bin Al-Imam Husein bin Ali bin Abu Thalib
1. Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1 Lahir
1.2 Nasab
1.3 Wafat
2. Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1 Guru-guru
3. Perjalanan Hidup dan Dakwah
4. Referensi
1. Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1 Lahir
Sayyid Abdullah bin Al-Imam Husein bin Ali bin Abu Thalib seorang ulama besar yang lahir pada tahun 45 H di Kota Madinah.
Ayahanda beliau adalah seorang Imam dan Ulama yang diakui kewaliannya pada masa itu. Yaitu Sayyid Al-Imam Husein bin Ali bin Abu Thalib.
1.2 Nasab
Sayyid Abdullah bin Al-Imam Husein bin Ali bin Abu Thalib masih keturunan dari Nabi Muhammad Rasulullah SAW. Dengan urutan silsilah sebagai berikut :
- Nabi Muhammad Rasulullah SAW
- Sayyidah Fatimah Az-Zahra Istri Sayyidina Ali bin Abu Thalib
- Al-Imam Husein
- Sayyid Abdullah
1.3 Wafat
Sayyid Abdullah bin Al-Imam Husein bin Ali bin Abu Thalib wafat pada 10 Muharram 61 Hijriyah. Beliau Syahid bersama sang ayah Al-Imam Husein yang tewas pada tragedi Karbala.
2. Sanad Ilmu dan Pendidikan
Sejak kecil beliau sudah diasuh dan dibesarkan oleh ayahnya Sayyid Al-Imam Husein bin Ali bin Abu Thalib. Selama diasuh oleh sang Ayah itulah Sayyid Abdullah mendapat pendidikan agama secara intensif, itulah sebabnya dalam usia remaja beliau sudah menguasai ilmu agama cukup tinggi dan akhlaq yang mulia.
2.1 Guru-guru Beliau
Guru-guru beliau selama hidupnya adalah sebagai berikut:
- Al-Imam Husein bin Ali bin Abu Thalib (Ayah Sayyid Abdullah)
- Al-Imam Hasan bin Ali bin Abu Thalib (Paman Sayyid Abdullah)
- Sayyidina Ali bin Abu Thalib bin Abdul Muthalib RA (Kakek Sayyid Abdullah)
3. Perjalanan Hidup dan Dakwah
Sayyid Abdullah bin Al-Imam Husein bin Ali bin Abu Thalib adalah ulama yang tawadhu' dan banyak melatih diri dengan berbagai jenis ibadah serta amal kebajikan. Beberapa amalan yang beliau lakukan kebanyakan berhubungan dengan hati, sehingga sangat berpengaruh pada akhlaqnya. Begitu tawadhu'nya, sehingga beliau selalu menyembunyikan amal ibadahnya dari pandangan orang lain, bahkan juga dari anggota keluarganya sendiri.
Sayyid Abdullah bin Al-Imam Husein bin Ali bin Abu Thalib mewarisi sifat-sifat kebaikan dari ayah beliau. Beliau adalah seorang yang menguasai dalam berbagai cabang ilmu dan dan merupakan salah satu imam besar di jamannya. Beliau seorang yang alim, soleh, menguasai ilmu fiqih, hadits dan tasawuf. Disamping kedalaman ilmunya, beliau adalah seorang yang banyak bermujahadah.
Beliau banyak mengerjakan shalat dan berpuasa, bersedekah, selalu beribadah di sepanjang malamnya, berbuat baik dan lemah lembut kepada kaum fakir dan miskin, teguh dalam menjalankan perintah agama, mempunyai kemuliaan yang sempurna, syekhnya kaum arifin, seorang faqih yang zuhud.
Beliau adalah seorang yang sempurna memadukan kemuliaan diri dan nasab. Keutamaan-keutamaan beliau terukir di berbagai lembaran tulisan. Banyak para ulama dan ahli sejarah yang memuji dan mengagungkan beliau.
4. Refer
Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.
Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

