Laduni.idLaduni.idLayanan Dunia Islam✦ Laduni+Masuk
Beranda · Khazanah · Ulama · Syaikhah Fathimah Al-Falimbani: Ulama Perempuan Ahli Hadits dari Palembang dan Guru Para Ulama Besar Nusantara
✓ Terverifikasi Tim Riset

Syaikhah Fathimah Al-Falimbani: Ulama Perempuan Ahli Hadits dari Palembang dan Guru Para Ulama Besar Nusantara

wafat 1829 M · 5.488 kali dibaca · Profil Ulama

🕸 Buka Silsilah
Ringkasan Laduni AI

Sejak kecil, beliau mendapat bimbingan langsung dari sang ayah dalam berbagai bidang keilmuan. Setelah Syekh Abdus Shamad Al-Falimbani wafat, beliau meneruskan aktivitas keilmuan ayah beliau.

Dirangkum dari 14 sumber terverifikasi · lihat sumber

Riwayat Singkat

Daftar Isi Biografi Syaikhah Fathimah Al-Falimbani

1.    Riwayat Hidup dan Keluarga
1.1  Lahir
2.    Sanad Ilmu dan Pendidikan
2.1  Sanad Keilmuan Beliau
2.2  Guru-guru Beliau
3.    Penerus Beliau
3.1  Murid-murid Beliau
4.    Perjalanan Hidup dan Dakwah
5.    Karya Beliau
6.    Referensi

1.  Riwayat Hidup dan Keluarga

1.1 Lahir

Syaikhah Fathimah Al-Falimbani adalah putri dari Syekh Abdus Shamad Al-Falimbani dan bermukim di Makkah. Namun, tahun kelahiran belum diketahui.

2. Sanad Ilmu dan Pendidikan

2.1 Sanad Keilmuan Beliau
Rekam jejak keulamaan dan biografi Syaikhah Fathimah Al-Falimbani memang sangat sulit dilacak, namun nama beliau tercatat dan didokumentasikan oleh Syekh Yasin Al-Fadani yang merupakan seorang ulama dari Nusantara yang ahli di bidang sanad.

Tsabat atau catatan mata rantai keilmuan yang disusun oleh Syekh Yasin Al-Fadani dalam kitabnya Al-‘Iqd Al-farid Al-Asanid, terdapat satu nama seorang perempuan yang mencorong, tepatnya dijalur transmisi pengajaran kita Shahih Al-Bukhari yang diterima oleh Syekh Yasin Al-Fadani. Ulama perempuan itu bernama Syaikhah Fathimah Al-Falimbani, yang dalam urutan tsabat-nya ada diurutan kelima dari bawah. Persisnya:

Silsilah sanad kelimuan beliau adalah:

  1. Syekh ‘Aqib bin Hasanuddin bin Ja’far Al-Falimbani
  2. Syekh Abdus Shamad bin Abdirrahman Al-Falimbani
  3. Syaikhah Fathima binti Abdus Shamad Al-Falimbani
  4. Syekh Nawawi bin Umar Al-Bantani Al-Jawi
  5. Al-‘Allamah As-Syekh Ahmad bin Abdil Latif Al-Khatib Al-Minangkabawi
  6. Syekh Abdul Karim bin Ahmad Khatib bin Abdil Lathif bin Muhammad Ali bin Ahmad Al-Minangkabawi
  7. Syekh Yasin AL-Fadani mendapatkan sanad Shahih Al-Bukhari

Syekh ‘Aqib bin Hasanuddin bin Ja’far Al-Falimbani yang menerima dari guru beliau, dan guru beliau juga menerima sanad ini dari guru beliau, dan seterusnya hingga tersambung dengan ulama-ulama Timur Tengah, dan terakhir ke pengarang kitab Shahih Al-Bukhari, yaitu Imam Bukhari sampai tersambung ke Rasulullah SAW.

2.2 Guru Beliau

  1. Syekh Abdus Shamad Al-Falimbani (ayah)

3. Penerus Beliau

3.1 Murid Beliau

  1. Syekh Nawawi Al-Bantani
  2. ​Syekh Mahfudz At-Tarmasi

4. Perjalanan Hidup dan Dakwah
Sejak kecil, beliau mendapat bimbingan langsung dari sang ayah dalam berbagai bidang keilmuan. Setelah Syekh Abdus Shamad Al-Falimbani wafat, beliau meneruskan aktivitas keilmuan ayah beliau, dan banyak murid dari jawi (Nusantara) yang kemudian mendapat kesempatan berguru kepada beliau, salah satunya adalah Syekh Nawawi Al-Bantani. Syekh Nawawi Al-Bantani  sendiri meninggalkan Banten sejak usia muda, dan tiba di Makkah sekitar tahun 1829/30 M.

Dalam catatan Syekh Yasin Al-Fadani, Syekh Nawawi Al-Bantani menerima sejumlah ijazah kitab dari Syekh Abdus Shamad Al-Falimbani. Dan, mungkin sekali pengijazahan tersebut bersifat umum sehingga Syekh Nawawi

Sebagian bacaan ini khusus anggota Laduni+. Buka biografi lengkap, karya, sanad & silsilah — plus Laduni AI bersanad untuk bertanya kapan saja.

Jadilah anggota Laduni+

Mulai Rp20.000/bulan — full artikel, silsilah, hadis & asbabul wurud penuh, unduh PDF, dan Laduni AI bersanad. Tersedia 3 paket, pilih yang paling pas.

Lihat Paket Laduni+